Berita

BELAJAR DAN LIBURAN DALAM KONSEP STUDY TOUR

Toyota – Dunia perkuliahan tak melulu soal belajar teori di kelas, adakalanya mahasiswa diharuskan mampu untuk menerapkan teori tersebut. Di sini study tour hadir sebagai salah satu alternatif mahasiswa untuk lebih mendalami ilmu yang diberikan di kelas. Mahasiswa Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) termasuk salah satu yang melakukan ini. Kunjungan yang diadakan diikuti oleh Mahasiswa prodi TPKR-4 angkatan ketiga, prodi TPMO dan TPKR-4 angkatan keempat. Tujuan study tour tahun ini adalah PT. Perkakas Rekadaya Nusantara (PRN) dan LLDIKTI IV di Bandung pada Jumat (30/11).

Kunjungan pertama adalah ke PT. PRN sebagai salah satu supplier Toyota. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi dan belajar mengenai abnormality dari segi 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin), segi produktivitas, segi safety, dan dari segi administrasi. Untuk mengenang kunjungan ini, AKTI dan PT. PRN bertukar kenang – kenangan sebagai bentuk terima kasih atas kerja sama yang selama ini dijalin. Di samping itu, PT. PRN juga memberikan jamuan aneka gorengan dan nanas yang merupakan hasil dari kebun milik PRN sendiri.

Selesainya kunjungan tersebut, Mahasiswa AKTI pergi ke DIKTI untuk menyaksikan berbagai pameran dari karya – karya mahasiswa dari berbagai universitas. AKTI sendiri memiliki stand yang menampilkan karakuri, yaitu sebuah karya yang bertujuan untuk meng-improve pekerjaan agar lebih efisien dari sisi safety, kualitas, dan sebagainya.

Rudy Stiady, mahasiswa jurusan Teknik Produksi Kendaraan Roda Empat (TPKR – 4) yang baru saja mengikuti kegiatan study tour mengaku bahwa ia mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini.

“Dengan kunjungan ke sini, saya teringat guru serta pembimbing saya di SMK, karena yang dibuat di PRN sering saya buat bersama guru saya, Ilmu yang dikasih guru saya ada semua di PRN, tapi PRN memiliki nilai lebih karena pengalaman dan perlengkapan mesin. Bagi saya PRN adalah PT. yang sudah sangat bagus karena bisa bersaing dengan perusahaan luar negeri dalam pembuatan part atau special machine. Kunjungan kami ke PRN bukan hanya melihat produktivitasnya saja, namun juga untuk meninjau perihal safety dan lingkungan kerjanya.”

Metode pembelajaran yang dibungkus ala liburan ini mestinya mampu membuat mahasiswa belajar, berinteraksi, dan menarik hikmah saat berada di lapangan. Sehingga bukan motif bonus jalan-jalan yang menarik para peserta study tour ini, melainkan keinginan untuk selalu belajar

Leave a Reply