Pengembangan Kampus

gedung akti 2

A. Rancangan Strategis dan Indikatornya

Rencana Strategis Pertama yang ditetapkan yakni ”Mengakomodasi dan Memenuhi Kebutuhan Industri melalui Pendirian Akademi Komunitas Toyota Indonesia”, dengan sasaran :

  1. Penyerapan lulusan TIA ke industri otomotif untuk membantu kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi tinggi;
  2. Meningkatkan kontrak kerjasama dengan industri dan institusi lain.

 

Rencana Strategis Kedua yakni ”Memasukkan budaya dan transfer teknologi otomotif ke dalam kurikulum AK Toyota Indonesia” dengan sasaran :

  1. Kerjasama dengan Toyota Motor Corporation Jepang dalam pengadaan peralatan pembelajaran dan alih teknologi terbaru sebagai fasilitas pembelajaran siswa di AK Toyota Indonesia;
  2. Pengembangan peralatan dan teknologi pembelajaran secara mandiri (lokalisasi alat) setelah mempelajari transfer teknologi dari Toyota Jepang sebagai pelaksanaan misi penelitian;
  3. Pengabdian terhadap masyarakat melalui serangkaian aktifitas pelatihan, pendidikan dan kepedulian terhadap permasalahan di masyarakat.

 

Rencana Strategis Ketiga yakni ”Penyesuaian Lulusan TIA terhadap perkembangan teknologi dan industri otomotif” dengan sasaran :

  1. Keselarasan antara kurikulum pendidikan di AK dengan kompetensi lulusan yang diharapkan oleh industri. Indikator : Minimal 75% dari konten kurikulum mengacu pada kompetensi industri;
  2. Pemberian sertifikasi keterampilan untuk peserta didik dengan mendirikan TUK yang disertifikasi oleh LSP terkait.

 

Rencana Strategis Keempat yakni  ”Melakukan kerjasama dengan institusi pendidikan formal yang sudah berpengalaman” dengan sasaran :

  1. Pembuatan MoU kerjasama dengan institusi pendidikan tinggi dalam hal pengembangan dan pendidikan untuk tenaga pendidik, tenaga kependidikan, kurikulum, dan fasilitas;
  2. Data sharing dengan perguruan tinggi lain untuk mempercepat pengembangan teknologi dan kurikulum pendidikan.

 

Rencana Strategis Kelima yakni ”Promosi langsung ke SMK terpilih melalui program kerjasama” dengan sasaran :

  1. Menjalin kerjasama dengan SMK unggulan untuk mengembangkan potensi siswa/-i berprestasi;
  2. Pemberian beasiswa dan uang saku kepada mahasiswa/-i berprestasi dan kurang mampu melalui kerjasama dengan Yayasan Toyota Astra;
  3. Penanaman budaya industri Toyota di SMK terpilih untuk meningkatkan kualitas sumber daya;
  4. Secara bertahap melakukan perluasan promosi dan kerjasama dengan SMK hingga mencakup keseluruhan wilayah Indonesia.

 

Rencana Strategis Keenam yakni ”Pelatihan keahlian khusus untuk tenaga pendidik baik di dalam dan di luar negeri” dengan sasaran :

  1. Pengembangan keterampilan instruktur di bidang pemeliharaan mesin otomasi di HOMI Learning Center – Toyota Motor Corporation Jepang;
  2. Pengembangan standar keterampilan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam manajemen pendidikan, administrasi dan pengajaran melalui kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi vokasi dan lembaga pendidikan tinggi lainnya;
  3. Pendidikan mental dan karakter tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan melalui kerjasama dengan lembaga terkait;
  4. Pembentukan jaringan kerja dalam proses belajar mengajar;
  5. Penyiapan program dan pengembangan jenjang karir yang komprehensif menghadapi perubahan global.

 

Rencana Strategis Ketujuh yakni ”Pengembangan kurikulum AK Toyota Indonesia sesuai dengan kebutuhan global dan perkembangan industri” dengan sasaran :

  1. Adaptasi kurikulum Toyota Global ke dalam kurikulum AK Toyota Indonesia yang dijabarkan dalam materi pendidikan teori dan praktek sesuai dengan standar penjaminan mutu internal;
  2. Sertifikasi dari Toyota Jepang terkait kurikulum, pengajar, dan fasilitas pendidikan untuk menjamin kualitas pendidikan sesuai dengan level global.

 

Rencana Strategis Kedelapan yakni  ”Pemberian akses dan kesempatan yang seluas-luasnya pada lulusan AK Toyota Indonesia untuk bekerja di industri otomotif” dengan sasaran :

  1. Memberikan pengalaman bekerja secara langsung di dunia industri melalui program pemagangan (On the Job Development) di pabrik Toyota Indonesia;
  2. Pembinaan profesional oleh pimpinan kerja produksi selama program pemagangan.

 

Rencana Strategis Kesembilan yakni ”Meningkatkan kapasitas manajemen dalam mengelola AK dengan target pertumbuhan yang terukur” dengan sasaran  manajemen institusi yang efektif dan efisien, sehingga langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah :

  1. Membangun budaya AK sesuai dengan visi dan misi yang berkembang;
  2. Memberi stimulan dan dukungan dari manajemen kepada pengelola AK untuk mencapai target pertumbuhan;
  3. Penguatan mekanisme kerja organisasi AK dan peningkatan kualitas pengelolaan AK melalui pengembangan sistem/prosedur yang berkelanjutan;
  4. Peningkatan kualitas kinerja dan kepuasan sumber daya manusia yang terlibat di dalam pengelolaan AK;
  5. Peningkatan efektifitas dan efisiensi kinerja teknologi dan sarana lain untuk menunjang pencapaian sasaran AK;
  6. Pengembangan komoditas (layanan/jasa) AK yang berkelanjutan melalui program-program inovasi dan pengembangan yang terukur;
  7. Penguatan keterlibatan stakeholder untuk mencapai target dan sasaran AK.

 

B. Sasaran Kinerja Tahunan

Sasaran kinerja tahunan AK Toyota Indonesia dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel Tahunan

Tabel 1 Indikator Kinerja Tahunan